Pernyataan
Tentang Hak Memilih Bagi
Warga Negara Penyandang Cacat
Setiap warganegara, tanpa membedakan jenis cacat baik yang bersifat cacat mental, fisik, kejiwaan, syaraf atau jenis cacat lainnya, memiliki hak dan kesempatan:
Untuk mendapatkan akses berdasarkan persyaratan umum tentang persamaan hak untuk melaksanakan kegiatan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung melalui wakil yang dipilih secara bebas;
Untuk berperan-serta berdasarkan persyaratan umum tentang persamaan hak dalam melakukan pemilihan;
Untuk mendaftar bagi, dan untuk memberikan hak suara dalam pemilihan secara murni dan berkala, pemungutan suara dan yang bersifat plebisit berdasarkan hak pilih yang sama;
Untuk memberikan suara dalam pemungutan suara yang bersifat rahasia;
Untuk memilih, dipilih, dan untuk menjalankan perintah setelah dipilih.
Hak-hak ini dijamin tanpa membedakan golongan, termasuk penyandang cacat, dan tanpa perkecualian selain yang dibenarkan dalam suatu masyarakat yang bebas dan bersifat demokrasi.
Negara-negara berkewajiban untuk mengambil tindakan yang mendukung dan bersifat handal dalam menjamin agar warga negara yang menyandang cacat dapat menikmati hak-hak mereka dan memiliki peluang untuk menjalankan hak-hak mereka dalam berpolitik dan memilih berdasarkan persamaan status.
Semua hal ini dijamin oleh Perjanjian Internasional tentang Hak-hak Politik dan Sipil.
Sigtuna, Swedia
September 16, 2002
Dengan mempersiapkan rancangan dan menandatangani
Pernyataan hak-hak memilih bagi warga negara penyandang cacat, maka kami bertekad
untuk mengembangkan dan menyebarluaskan semangat dan isi yang terkandung di
Pernyataan ini dalam lingkup organisasi kami dan jaringan kerja.
Signed in Sigtuna,
on September 17, 2002, by the following:
| Richard Soudriette President, IFES |
Bengt Lindqvist UN Special Rapporteur on Disability |
| Karen Fogg Secretary General, IDEA |
Oziel Molahloa Kalawe Lesotho Independent Election Commission |
| Sophie Beaumont European Disability Forum |
Eva Falkenberg Sida |
| Tomas Lagerwall Rehabilitation International |
Anna Birte Pade Danish Ministry of the Interior and Health |
| Mary O'Hagan World Network of Users and Survivors Of Psychiatry |
Diane Davidson Elections Canada |
| Roberto Madriz International InterAmericana |
Maria Magdelena Mungunda Namibian National Assembly |
| Anura Priyadharshana Yapa Member of Parliament, Sri Lanka |
Jean Pierre Kingsley Chief Electoral Officer of Canada |
| Gaël Martin-Micallef Council of Europe, Venice Commission |
Monica Bartley Combined Disabilities Association, Jamaica |
| Dan Kalale Electoral Commission of Europe |
Felix Simulungu Zambia Federation of the Disabled |
| Rusadi Kantaproawira Electoral Commission of Indonesia |
Wilma Newhoudt-Druchen Member of Parliament, South Africa |
| Leif Jeppsson World Blind Union |
Pauline Welsh Electoral Office of Jamaica |
| Pedro Chavez Aproddis |
Luc Dumont Elections Canada |
| Halit Ferizi Handikos |
Christina Fleetwood Swedish Disability Federation |
| K. Sarfo-Kantanka Electoral Commission, Ghana |
Maria Lourdes Gonzales CAPEL |
| Kate Sullivan International IDEA |
Afredita Berisha Handikos |
| Nicholas Halm Ghana Federation of the Disabled |
Pàl Gadò ACEEEO/MEOSz, Hungary |
| Ariana Abdul Mun'im Electoral Access Committee 2004 for People with Disabilities, Indonesia |
Andre van Deventer World Federation of the Deafblind |
| Heppy Sebayang Electoral Access Committee 2004 for People with Disabilities, Indonesia |
Sarah Gull Electoral Commission of the United Kingdom |
| Martin Long Action on Disability and Development |
Michael Cooke Australia Electoral Commission |
| Jerome Mindes IFES |
Mafole Sematlane Lesotho IEC/SADC ECF |
| Jeff Fischer IFES |